Jumat, 25 Februari 2011

Alat Pernapasan Manusia dan Hewan

Salah satu ciri makhluk hidup adalah bernapas. Bernapas merupakan proses
pengambilan oksigen (O2) dari udara bebas dan pengeluaran karbondioksida (CO2)
serta uap air (H2O). Oksigen merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh dalam
proses pembakaran zat makanan. Pada proses ini dihasilkan sejumlah energi yang
nantinya digunakan untuk melakukan aktivitas kehidupan.

1. Alat Pernapasan pada Manusia
Alat-alat pernapasan pada manusia terdiri dari rongga hidung, pangkal
tenggorok, tenggorok (trakea), dan paru-paru. Proses pernapasan pada manusia
berawal dari masuknya udara bebas ke dalam hidung. Di dalam hidung, udara
mengalami penyaringan sehingga debu atau kotoran yang berasal dari udara
tidak dapat masuk. Penyaringan ini dilakukan oleh rambut hidung dan selaput
lendir. Selain mengalami proses penyaringan, udara yang masuk ke dalam
hidung juga mengalami penyesuaian suhu dan kelembapan.
Sumber: www.bima.ipb.ac
Gambar 1.1 Alat pernapasan pada manusia
Dari rongga hidung, udara masuk ke tenggorok. Tenggorok atau trakea
memiliki fungsi sebagai tempat lewatnya udara pernapasan.
Tenggorok bercabang dua, satu menuju paru-paru kanan dan yang lain menuju
paru-paru kiri. Cabang tenggorok ini disebut bronkus. Di dalam paru-paru
bronkus bercabang-cabang lagi yang disebut bronkiolus. Pada ujung bronkiolus
terdapat alveolus yang merupakan gelembung-gelembung halus berisi udara.
Udara masuk ke paru-paru karena dua hal. Pertama karena kontraksi otot
antartulang rusuk, sehingga tulang rusuk terangkat. Kedua karena kontraksi
otot sekat rongga dada (diafragma), sehingga diafragma mendatar.
Terangkatnya tulang rusuk dan mendatarnya diafragma mengakibatkan rongga
dada membesar. Membesarnya rongga dada diikuti mengembangnya paru-paru
sehingga udara masuk ke paru-paru. Perhatikan Gambar 1.2 berikut!

Sumber: Microsoft Students 2006
Gambar 1.2 Cara pemasukan udara ke dalam paru-paru
Udara keluar dari paru-paru juga karena dua hal. Pertama, karena
mengendurnya otot antartulang rusuk, sehingga tulang rusuk turun. Kedua
karena mengendurnya otot diafragma sehingga diafragma melengkung. Turunnya
tulang rusuk dan melengkungnya diafragma mengakibatkan rongga dada
mengecil. Mengecilnya rongga dada diikuti mengempisnya paru-paru, sehingga
udada keluar dari paru-paru. Perhatikan Gambar 1.3 berikut!
Sumber: Microsoft Students 2006
Gambar 1.3 Cara pengeluaran udara dari paru-paru
Organ Tubuh Manusia dan Hewan 5
Masuk dan keluarnya udara pernapasan yang disebabkan oleh naik dan
turunnya tulang rusuk disebut pernapasan dada. Sedangkan masuk dan
keluarnya udara pernapasan karena mendatar dan melengkungnya diafragma
disebut pernapasan perut.

2. Alat Pernapasan pada Hewan
Seperti halnya pada manusia, hewan juga memiliki alat pernapasan, ada
beberapa jenis alat pernapasan pada hewan yang tentunya berbeda satu dan
lainnya. Kucing, sapi, dan kerbau bernapas dengan paru-paru sedangkan
sebagian besar jenis ikan bernapas dengan insang. Lain halnya dengan serangga
yang bernapas dengan trakea. Tahukah kamu dengan apa cacing tanah
bernapas?

a. Ikan
Ikan bernapas dengan menggunakan insang. Alat pernapasan ikan ini
terdapat di sebalah kanan dan kiri kepalanya serta dilindungi oleh tutup
insang. Insang terdiri dari rigi-rigi insang, lengkung insang, dan lembar
insang. Kotoran-kotoran yang masuk bersama air akan disaring oleh rigirigi
insang. Lembar insang berwarna merah dan berbentuk seperti sisir.
Warna merahnya ini diakibatkan karena lembar insang banyak mengandung
pembuluh darah.

Sumber: Microsoft Students 2006
Gambar 1.4 Alat pernapasan ikan
Ketika ikan bernapas di dalam air, mulutnya terbuka dan air masuk ke
dalam rongga mulutnya. Pada saat yang bersamaan selaput tutup insang
tertutup sehingga tekanan di dalam mulut ikan menjadi rendah dan air akan
masuk. Pada lembar insang terjadi pertukaran oksigen yang terlarut dalam
air dan karbondioksida dari dalam tubuh ikan. Oksigen yang terkandung di
dalam air akan diikat oleh kapiler darah. Pada saat mulut ikan tertutup, celah
tutup insang terbuka lebar dan air yang mengandung karbondioksida akan
dipompa keluar.
Perhatikanlah ibumu apabila akan memasak ikan. Dapatkah kamu temukan
bagian-bagian insang seperti rigi-rigi insang, lengkung insang, dan lembar
insang? Benarkah insang tersebut berwarna merah?

b. Burung
Burung bernapas dengan paru-paru. Selain paru-paru, pernapasan pada
burung juga dibantu oleh pundi-pundi (kantong) udara. Pundi-pundi udara
ini merupakan alat bantu pernapasan, terutama pada saat terbang. Pada
saat terbang, burung menyimpan udara di dalam pundi-pundi tersebut.
Pada saat burung tidak terbang, pernapasannya dilakukan dengan cara
menghirup udara melalui hidung, tenggorok, paru-paru, dan pundi-pundi
udara. Pada paru-paru inilah terjadi pengikatan oksigen dan pelepasan
karbon dioksida serta uap air. Pada saat terbang, burung bernapas dengan
cara mengalirkan udara yang ada di dalam pundi-pundi udara melalui
gerakan sayapnya. Gerakan kedua sayapnya inilah yang menyebabkan
pundi-pundi udara mengembang dan mengempis sehingga udara dapat
masuk ke dalam paru-paru.
Sumber: Microsoft Students 2006
Gambar 1.5 Alat pernapasan burung

c. Serangga
Untuk melakukan proses pernapasan, serangga menggunakan trakea
sebagai alat pernapasanyan. Trakea merupakan pembuluh-pembuluh halus
yang bercabang-cabang dan tersebar ke seluruh tubuh. Pada ujung
pembuluh ini terdapat lubang-lubang pernapasan yang disebut stigma.
Stigma terletak di sepanjang kedua sisi tubuh serangga dan berfungsi sebagai
jalan keluar dan masuknya udara. Jadi, pada serangga pernapasan dimulai
dengan masuknya udara melalui stigma, kemudian udara tersebut dialirkan
ke seluruh tubuh oleh trakea.
Gambar 1.6 Alat pernapasan pada serangga

d. Cacing
Cacing yang merupakan hewan yang tidak memiliki alat pernapasan
khusus seperti halnya pada hewan lainnya. Cacing bernapas dengan
permukaan kulitnya. Udara yang berada di sekitar cacing, yaitu berupa
oksigen akan masuk ke dalam tubuh cacing melalui permukaan kulitnya
yang lembap. Kulit yang lembap ini selain mempermudah masuknya oksigen
ke dalam tubuh, juga memudahkan keluarnya karbon dioksida yang
merupakan zat sisa pernapasan.

Sumber: Ensiklopedi Iptek
Gambar 1.7 Alat pernapasan pada cacing tanah
Sumber: Microsoft Students 2006

3. Gangguan Pada Alat Pernapasan Manusia

a. Pencemaran udara
Udara yang kita hirup pada saat bernapas tidak selamanya bersih. Salah
satu faktor yang dapat menyebabkan udara yang ada disekitar kita menjadi
tidak bersih adalah pencemaran udara. Pencemaran udara ini dapat
diakibatkan oleh debu, asap, dan bau tak sedap.
Debu bentuknya halus dan biasanya berasal dari tanah kering dan
serpihan kayu. Pada musim kemarau jumlah debu akan bertambah banyak.
Apabila terhirup oleh kita, debu dapat menimbukan gangguan pernapasan,
seperti sesak napas. Asap dapat mencemari udara yang ada disekitarnya.
Pencemar udara ini biasanya berasal dari asap kendaraan bermotor, asap
pabrik, ataupun asap rokok.
Udara juga dapat tercemar karena bau tak sedap yang ditimbulkan oleh
tumpukan sampah, limbah industri, ataupun kotoran hewan. Bagaimana
caranya agar udara tidak tercemar?

b. Penyakit dan gangguan yang menyerang alat pernapasan
Alat pernapasan manusia dapat mengalami gangguan yang disebabkan
oleh beberapa hal, antara lain, karena perilaku hidup tidak sehat dan
lingkungan yang tidak bersih. Perilaku hidup tidak sehat yang mengganggu
alat pernapasan contohnya merokok. Sedangkan lingkungan yang tidak
bersih dapat menimbulkan gangguan dan penyakit, antara lain, influenza,
asma, dan Tuberculosis (TBC)

1) Merokok
Rokok banyak mengandung zat kimia berbahaya yang terkandung
dalam rokok dan asap rokok. Rokok tidak hanya berbahaya bagi si
perokok tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Mereka tidak merokok
tetapi menghirup asap rokok. Orang seperti itu disebut perokok pasif.
Perokok pasif berisiko sama dengan perokok aktif, misalnya sakit mata,
sakit kepala, dan kanker paru-paru. Gangguan paling ringan
yangdisebabkan oleh asap rokok adalah batuk dan sesak napas. Untuk
itu bagi perokok sebaiknya mencari tempat terbuka atau di tempat
khusus untuk merokok. Sedangkan bagi yang bukan perokok berusaha
tidak berada dalam satu ruang dengan orang yang sedang merokok.

2) Influenza
Influenza adalah peradangan pada selaput rongga hidung yang
disebabkan oleh infeksi virus influenza. Penyakit ini sangat mudah
menular melalui udara. Tubuh kita akan sangat mudah terserang
influenza bila dalam kondisi lemah atau kekurangan vitamin. Maka untuk
mencegahnya kita harus menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dengan
cara memakan makanan yang bergizi. Selain itu, bila kalian sedang flu,
jangan membuang ingus di sembarang tempat, agar tidak menularkan
bibit penyakit influenza.

3) Asma
Asma merupakan gangguan proses pernapasan karena adanya
penyempitan saluran pernapasan. Penyebabnya adalah alergi. Bahan
yang dapat menyebabkan alergi antara lain rambut atau bulu hewan,
debu, asap, dan udara dingin. Agar tidak kambuh penyakit asmanya,
penderita harus menghindari bahan-bahan yang dapat menyebabkan
penyakit tersebut kambuh. Penyakit ini tidak menular.

4) TBC (Tuberkulosis)
TBC adalah penyakit yang
disebabkan oleh infeksi bakteri.
Penderita TBC, paru-parunya
terdapat bintil-bintil kecil pada
dinding alveolusnya sehingga
mengganggu proses penyerapan
oksigen. Penyakit ini dapat menular
melalui benda-benda yang digunakan
bersama, seperti sendok, gelas,
dan sikat gigi. Untuk menghindari
penularan TBC, sebaiknya
penderita menggunakan peralatan
makan dan sikat gigi tersendiri.

Sumber: www.wikimedia.com
Gambar 1.9 Paru-paru yang ter-serang
TBC dilihat menggunakan sinar
rontgen

c. Memelihara kesehatan alat pernapasan
Agar alat pernapasan kita dapat bekerja dengan baik pada saat
bernapas maka kita perlu menjaga dan memeliharanya dengan baik. Hal ini
juga dapat mencegah munculnya penyakit atau gangguan yang menyerang
alat pernapasan akibat penyakit ataupun udara yang tercemar.
Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memelihara alat
pernapasan kita adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Berikut ini
beberapa contohnya.

1) Menjaga kebersihan lingkungan
Lingkungan yang ada disekitar kita harus senantiasa bersih,
sehingga tidak ada debu yang beterbangan. Selain itu, agar udara di
rumah kita tetap bersih maka di rumah harus tersedia lubang udara
atau ventilasi yang cukup.

2) Makan makanan bergizi
Selain kebersihan lingkungan, makan makanan bergizi merupakan
salah satu upaya yang dapat dilakukan agar alat pernapasan kita
terpelihara dengan baik. Hal ini disebabkan karena dengan makan
makanan bergizi maka daya tahan tubuh kita akan meningkat.

3) Olahraga secara teratur
Olahraga secara teratur dapat melancarkan pernapasan, sehingga
alat-alat pernapasan pun dapat bekerja dengan baik. Berenang, lari pagi,
dan senam merupakan beberapa olahraga yang dapat dilakukan untuk
memelihara alat pernapasan pada manusia. Apakah jenis olahraga
kesukaanmu?

4) Mengadakan penghijauan
Agar udara yang kita hirup pada saat bernapas merupakan udara
yang bersih dan segar maka perlu dilakukan penghijauan di sekitar rumah,
sekolah, dan tepi jalan. Hal ini dapat mengurangi udara kotor yang
diakibatkan oleh asap rokok, asap kendaraan bermotor, dan lain-lain.
Diskusikan dengan kelompokmu untuk membawa satu jenis tanaman untuk
ditanam di halaman kelasmu. Buatlah jadwal untuk menyiram dan merawat
tanaman yang kalian bawa secara bergantian.Ingat! Tanaman dapat menjaga
agar udara tetap segar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar